Tuesday, July 07, 2009

kaliadem, yogyakarta


judul: Kaliadem, Yogyakarta
model: -
lokasi: Kaliadem, Yogyakarta
klien: personal

buat yang kangen sama jogja.
buat yang cinta sama birunya langit.
dan buat yang suka sejuknya pegunungan.

*klik gambar buat perbesar*

Monday, June 29, 2009

Gara-gara Film King, Jadi Ngelantur

Ada alasan khusus kenapa saya suka dengan film yang digarap/diproduseri oleh Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen. Selain tak jauh dari dunia anak-anak yang disertai edukasi, biasanya juga ikut mengeksplorasi keindahan alam. Ya, alam Indonesia.

Ingat dengan film Denias? Film yang mengambil gambar di Papua. Tergambar dengan jelas Puncak Jaya Wijaya dengan puncak saljunya. Padang rerumputan di antara bukit-bukit di pedalaman Papua. 


"Argh... so beautiful!". 
"Deeeem! Besok saya kesana!".
Ya, itu kata-kata yang muncul ketika melihat pemandangan Indonesia yang terpancar dari proyektor seluloid itu.

Begitu juga saya menyukai Film King. Film terbaru garapan Ale dan Nia(Alenia Pictures) ini mengangkat cerita tentang potret anak bangsa di ujung pelosok Jawa sana*lebay* yang ingin berprestasi dibidang Bulu Tangkis. Perjuangannya bagaimana tokoh utama dengan keterbatasan finansial yang kemudian bisa menjadi 'King' dan membanggakan bagi orang-orang terdekatnya. 

Oiya, tak lupa saya banyak 'menghujat' ketika menonton film ini. Deeeeem! Pemandangan alamnya juga gag kalah cantik! Di Kawah Ijen, Jawa Timur. Aseli, gag nyangka di Jatim ada seperti itu. 

Salah satu scenenya menampilkan banyak rusa atau menjangan di semak-semak rerumputan yang dilihat dari atas. Secara teknis, saya lihat film yang dibuat oleh Ale dan Nia ini, benar-benar tidak tanggung. Secara keseluruhan, saya lebih menikmati film King ini jika dibandingkan dengan film Ketika Cinta Bertasbih. Ya, ini film yang berbeda. Tapi, jika nanti anda telah menonton film King, anda akan merasa mendapatkan nilai-nilai religiusnya, tanpa perlu menyebutkan embel-embel film Islami.

Oiya, Film King ini lebih segar. Sesekali Anda akan tertawa sebenarnya tawa, bukan tertawa yang menertawakan. Ahahaha...

Di akhir film, saya sempat merinding. Ketika mendengarkan lagu Indonesia Raya berkumandang. Sebagai mantan atlet daerah*sombooong:D*, saya mengingat bahwa dulu, saya pernah berkeinginan di punggung saya membawa nama Indonesia. Ya, walaupun hanya baru membawa nama daerah, saya tetap bangga. Karena perjuangannya pun gag mudah. Dan suatu saat nanti, saya akan tetap membawa nama Indonesia di punggung saya, harum terdengar di mata negara lain. Ah sudahlah...
*ngelanjutin kerja*

Monday, June 08, 2009

Alasan Ikutan Talkshow Curhat Asmara Pasangan Blogger

Jadi begini, dalam rangkaian Festival Komputer Indonesia 2009, CahAndong bekerjasama dengan JogjaIt diberi kesempatan untuk mengadakan Talkshow. Nah, kita mengambil tema yang ringan-ringan saja. Sekadar bercerita, berbagi curhatan sembari duduk-duduk santai setelah berkeliling stand pameran.

Lalu, pembicaranya siapa? Siapa sih yang akan curhat itu? Nah, panitia telah memiliki dua pasang pembicara yang dinilai mumpuni untuk melakukan aktifitas curhat tersebut:P. Track record masing-masing pasangan sudah gag perlu diragukan! Yakin deh!

Moderatornya pun sudah siap. Sang moderator dikenal memiliki kapabilitas untuk mengulik-ngulik lebih dalam. Jadi, kita tunggu sang Moderator tersebut mengeluarkan jurus-jurus ngulik-menguliknya. Tak ketinggalan juga si MC. Mereka si MC ini, cukup terkenal eksis di Jogja. Beneran saya gag boong. Ini KTP saya buktinya*lho*

Udah cuman segitu aja?

Tentu ngga dong. Ada doorprize-nya pastinya. Apa doorprize? Ada deh.... dateng makanya... gag rugi deh. Pastinya...!

Dah ah, terlalu banyak huruf yang saya tumpahkan di sini. Pesan saya tetap sehat dan tetap semangat saja. Dan sampai berjumpa di Talkshow Curhat Asmara Pasangan Blogger! 

*klik gambar buat memperbesar*