Warung Internet Berjalan?

Dari pameran ICT USO yang saat ini sedang berlangsung di Jogja, saya baru tahu kalau Kemkominfo mempunyai program untuk memasyarakatkan internet ke pelosok Indonesia. Ada yang namanya Program Universal Service Obligation Pusat Layanan Internet Kecamatan (USO PLIK) dan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK). Ini bentuk fisiknya adalah unit mobil yang dimodifikasi layaknya warung internet. Ya bahasa mudahnya seperti itu. Mungkin dengan adanya PLIK dan MPLIK ini, masyarakat di daerah yang sulit mengakses internet, bisa terbantu. Efektif atau tidak, itu tugas kita untuk mengawasinya.

Ada beberapa foto yang sempat saya ambil di pameran ICT USO kemarin. Ada komentar?


PLIK dengan beberapa unit laptop dengan OS Ubuntu

Salah satu unit lain yang dipamerkan

USO Milestone

Pengunjung siang hari yang tidak begitu ramai

Comments

  1. berarti kl masuk daerah yang baru kenal internet gitu musti bawa trainer buat belajar internetnya donk....

    ReplyDelete
  2. semestinya sih sudah sepaket Yus..

    ReplyDelete
  3. itu laptop udah disediain disana ya?

    menarik jika buat usaha semacam itu, pake sistem kripik maicih mungkin, yg tempat gentayangannya ga tentu dan harga di bawah standar tapi kualitas diatas standar :)

    ReplyDelete
  4. Seperti halnya beberapa mobil perpustakaan keliling, apakah warnet bergerak ini juga akan awet?
    Dulu tahun 80-an malah ada mobil untuk klompencapir, isinya alat cetak mini offset, supaya orang bisa menghasilkan media sendiri. Micropublising, istilah waktu itu. Akhirnya mobil mangkrak, nasib alat cetak entah.

    ReplyDelete
  5. Selamat ya bro yg kmrn udah menang juara ke-2..

    ReplyDelete
  6. Konsep pengembangannya sudah bagus, cuma harus disertai dengan proses pendampingan yang jelas serta edukasi yang berkelanjutan. Mungkin selama ini kedua hal tsb yang selalu menjadi permasalahan dimana setelah beberapa lama dijalankan, banyak teknologi2 canggih tsb yang hanya akan menjadi besi tua karena kurangnya pengetahuan. Jadi bukannya rusak karena sering dipakai, justru rusak karena sama sekali tidak pernah dipakai. Aneh kan?

    ReplyDelete
  7. saya belum pernah liat yang seperti ini. tapi bagus ya masyarakat jadi kenal internet

    ReplyDelete
  8. Mudah2an upaya ini bisa terus konsisten agar masyarakat pedesaan bisa bener2 melek IT ngak hanya semata browsing internet dan getol maian social media - namun lebih kepada business growth and technological empowerment.

    Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari Iraq.. ya, Iraq yang masih meledak-ledak itu..

    ReplyDelete
  9. di lampung juga ada di fasilitasi dinas provinsi, mungkin masalah nya armada nya terbatas untuk mengkaover seluruh daerah pelosok yang sangat luas dan banyak ( itu pake satelit ya mas nicko?)

    ReplyDelete

Post a Comment